Jaga Pasokan Air Masa Depan, UB dan BRIN Siapkan Strategi Khusus

Universitas Brawijaya (UB) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merancang strategi strategis untuk melestarikan sumber daya air secara berkelanjutan. Kerjasama ini difokuskan pada perlindungan area resapan air serta penerapan tata kelola pembangunan yang tepat dan berwawasan lingkungan.

Langkah kolaboratif ini dibahas secara mendalam dalam ajang International Water Innovation Series World Water Monitoring Day yang digelar di Gedung Fakultas Teknik UB, Kota Malang, Jawa Timur. Forum internasional tersebut berfokus pada pembahasan pemantauan kualitas sumber daya air, ketersediaan pasokan air, hingga pengembangan sistem peringatan dini bencana banjir.

Rektor UB, Prof. Widodo, menegaskan pentingnya menjaga keberadaan area resapan air di tengah pesatnya laju pembangunan kawasan perkotaan saat ini. Menurutnya, proteksi terhadap area resapan merupakan langkah preventif yang sangat vital untuk mencegah ancaman bencana kekeringan di masa mendatang.

Lebih lanjut, Prof. Widodo mengingatkan bahwa air merupakan sumber utama kehidupan manusia yang keberadaannya tidak boleh terancam oleh alih fungsi lahan. Apabila area resapan terus tergerus dan habis, cadangan tampungan air tanah akan hilang sehingga krisis kekeringan tidak dapat dihindarkan.

Inisiatif bersama BRIN ini diharapkan dapat melahirkan regulasi dan teknologi tepat guna dalam mengimbangi pesatnya modernisasi kota. Sinergi antara akademisi dan lembaga riset nasional ini menjadi fondasi penting dalam menjamin ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *